• Home
  • About
  • Mine
    • Life
    • Thoughts
    • Words
    • Beauty Stuff
  • Traveling
  • Foodie
  • Art & Snap
  • Portfolio
Powered by Blogger.
Linkedin instagram twitter facebook

Pages

Keep silent, please. Let's enjoy some things

 

  1. Seserahan, aku pakai "Seserahan Dari Hati", nemu di Ig dan kebetulan banget lokasinya di daerah jatibening yang cukup dekat dari rumah. Disini ada beberapa tema hiasan seserahan yang bisa dipilih dan aku pilih tema rustic. Alhamdulillah pelayanannya sangat ramah, harganya sewa 65rb/box (sudah menggunakan acrylic) termasuk murah kalau dibandingkan dengan vendor-vendor lainnya, waktu aku order sepertinya usaha ini belum lama berjalan dan masih ada promo sewa 10 box dapat free sewa box mahar, hasilnya simple dan cantik. Puas-puas-puaaaas !!!
  2. MUA, aku di make up sama "ka echu", cek deh hasil make up-nya via ig "@devurachmairiana" menurutku ini salah satu MUA dengan harga bersahabat yang recommended, aku puas banget sama hasil make up-nya. Well, make up itu selera-seleraan dan selera aku yang simple-simple, khususnya bagian alis, aku anti terlalu tebal badai hahahaa. Aku request untuk tetap terkesan natural, tanpa cukur alis, diawal make up aku info ke ka echu kalau alis aku tinggi sebelah dan ka echu bisa dong untuk ngatasin hal ini, pas proses make up juga bener-bener nyenengin, olesan tangan ka echu halus banget, gak ada sakit-sakit keteken atau ke gores-gores alis dan make up lainnya. Alhamdulillah, bersyukur banget gak salah pilih MUA :) 
  3. Attire/Sanggar, aku pakai "Sanggar Violeta" yang merupakan salah satu rekanan SCS, lokasi sanggarnya di deket rumah. Sanggar violeta bekerjasama dengan banyak MUA jadi kita bisa punya banyak pilihan, walaupun pilihan yang sesuai selera aku gak terlalu banyak sih hihihi, ada beberapa MUA yang perlu upgrade biaya, salah satunya MUA yang aku pake ada biaya upgrade 1,5 jt. Untuk lokasi sanggar berada di perumahan yang jalanannya cukup luas, namun sanggarnya sendiri cukup kecil (infonya di tahun 2020 sanggar violeta sedang bangun lokasi baru untuk sanggarnya). Customernya sangat banyak, pilihan bajunya sangat beragam, khususnya untuk pengantin wanita. Tahun 2020, sanggar violeta lagi banyak memperbaharui koleksi baju pengantinnya. Alhadulillah banget, baju kebaya yang aku kenakan untuk nikahan ini koleksi baju baru mereka jadi masih kinclong banget banget hehee. Harga sanggar ini di tahun 2020 terbilang miring, untuk pake komplit standar (baju akad-resepsi serta make up mempelai wanita, mempelai pria, 2 kain ibu, 2 set baju ayah, dan 4 set penerima tamu) sekitar 8,75 jt. Untuk baju resepsi aku bikin sendiri di H-14 hari, dadakan banget, awalnya gak berniat bikin tapi pas cek gaun-gaun di sanggar, mereka koleksinya model duyung dan yang ekornya panjang-panjang banget, nah aku gak selera sama model gitu, jadilah pas ambil baju untuk ibu sekalian bikin baju untuk resepsi. Langsung beli bahan berpayet (harga < 300rb/m) dan bikin model simple yang 1 minggu bisa selesai tuh gaunnya. Sepatu yang aku pakai juga modal sendiri hehe gak pakai sepatu sanggar, beli sepatu vaia yang lagi diskon dan bukan yang custom untuk bride, sebenernya vaia punya line sepatu bride yang tentunya harganya lebih mahal, tapi menurutku sepatu yang diclaim bukan untuk bride udah cucok banget disanding sama baju-baju pengantin.

  4. Dokumentasi Photo-Video, aku pakai "Omio" yang juga rekanan dari SCS. Well, untuk hasil foto menurutku pribadi lumayaaaan, harga untuk paket standarnya 1 photographer dan 1 videographer di angka 7 jt, aku ambil upgrade untuk nambah photographer, nambahnya lumayan euy, jadi total 12 jt. Dengan harga segitu aku kasih nilai 7 deh, cukupaaan ajaaa... bukan yang bener2 memuaskan karena ada pasal dalam kontrak yang mereka gak penuhin. Pasal apa tuh yang gak terpenuhi ? tentang waktu penyelesaian album foto dan video, dikontrak tertulis maksimal 3 bulan tapi kenyataannya sampe 6 bulan, kesel gak ? kesel kan ? yaa kesel dikit aja, karena gak terlalu ngoyo2 buru2, gak terlalu mikirin gitulah tentang hal ini. Lalu, lucunya tentang revisi video, kita udah kasih note beberapa hal yang perlu diilangin atau urutannya diubah, tapi finalnya tetep ada yang gak diikutin arahannya, ada scene yang minta diilangin aja tapi masih aja dimasukin ke video, duh duuh editornya lelah mungkin yaa hahaa kudu terus upgrade skill hahaaa... Oiya, entah kenapa aku dapat bonus 5 sheet album dari Omio yang tentunya bikin seneng, Alhamdulillah yaaaw heheee 
  5. Undangan, untuk undangan aku dikasih referensi sahabat di "Percetakan Citra" yang lokasinya di Depok. Kasih nilai 9,5 deh untuk percetakan ini. Selain jasa pembuatan undangan, mereka juga bisa bikin souvenir-souvenir berbasis kertas. Percetakan ini udah lama berdiri, pas datang ke sana banyak banget contoh-contoh undangannya bahkan artis-artis juga pada pesen disini loh, salah satunya shireen sama wisnu. Hasil cetaknya bagus dan harganya jauh lebih miring, bisa beda minimal 1000 rupiah untuk tiap pcs undangan kalau dibanding dengan vendor2 lain yang aku survei. Minimal pemesanan Citra harus 500 pcs dengan waktu yang dibutuhin untuk cetak undangan standarnya 3-4 minggu, tapi pas nikahan aku ada case khusus nih, karena pengurangan jumlah undangan aku juga minta untuk jumlah undangan yang dicetak berkurang, aku hanya butuh 200 pcs undangan tapi karena standar percetakan minimal 500 pcs, mereka kasih kesempatan pengurangan 100 pcs dari kontrak awal dengan kenaikan harga tiap pc 500 rupiah (harga undangan dengan model yang aku pesen jadi 8500, udah hardcover dan tinta timbul) laluu karena agak dadakan adain acaranya aku minta tolong untuk bisa diselesain cepet dan dalam 2 minggu 400 pcs undangan udah ready. Komunikasi dari pihak percetakan juga sangat baik. Overall sangat puas pake jasa percetakan citra. Oiya, selain undangan cetak, aku juga pakai undangan digital melalui "wedew" untuk beberapa teman kuliah dan sekolah, disini kita dapat website yang bisa bantu untuk menyebar undangan digital, mendata siapa saja yang bisa hadir dan tidak, dan memberikan ucapan selamat.

  6. Souvenir, aku pesan di "Alfiandra" yang lokasi tokonya di daerah cipinang dan rekomendasi dari marketing di SCS, untuk harga relatif murah kalau beli dengan jumlah banyak dan mereka punya banyak pilihan souvenir. Disini aku pesen souvenir gelas, dan lagi-lagi terlanjur pesen 500 pcs walau gegara kondisi covid-19 yang dibutuhkan hanya sekitar 200, alhasil souvenir-souvenirnya masih bersisa 1 container lebih, ini pun dengan udah bagi-bagi souvenirnya kemana-kemana.
Yaps, kira-kira tulisan di atas adalah review yang bisa aku share di blog ini, semoga ada yang bisa terbantu/tercerahkan terkait vendor2 untuk nikahan. :)

< Part 1
Share
Tweet
Pin
Share
No comments

Hallo, Holla, Hai !

Tulisan kali ini, aku mau sharing review vendor-vendor pernikahan. Memilah-milah vendor yang akan berkontribusi dalam acara spesial merupakan sesuatu yang cukup bikin pusing, selektif menjadi hal yang sering banget ada dalam prosesnya, budget yang kita punya dan produk yang dihasilkan vendor adalah hal penting yang perlu kita pertimbangkan. Sebelum masuk ke list para vendor, aku mau cerita dikit, vendor pertama yang aku tentukan adalah catering, sebenernya setelah melakukan persiapan pernikahan, rasa-rasanya, step awal yang perlu Capeng lakukan adalah mencari venue bukan mencari catering karena kita perlu memastikan catering-catering mana yang sudah rekanan dengan venue yang kita gunakan karena apabila catering yang kita gunakan belum rekanan dengan pihak venue, maka akan ada biaya tambahan dari pihak gedung yang nilainya mungkin berkisar 5% - 20% biaya total catering

Cus ke list vendor-vendor untuk pernikahan yang aku pakai :

  1. Catering, aku pakai "Sawargi Catering Service", selain menyediakan jasa catering, SCS juga menyediakan jasa one stop service paket full wedding dengan beberapa vendor rekanan untuk dekorasi, MC, sanggar, dokumentasi foto & video, entertaiment/music, serta wedding organizer, jadi pihak capeng akan lebih mudah untuk menentukan vendor-vendor pernikahan lainnya. Pelayanan dari SCS ketika konsultasi tatap muka langsung sangat ramah dan senang memberi souvenir ke client2nya hehee, namun to be honest, untuk respon ketika lewat texting gituuu marketing-ku cukup slow response, mungkin karena banyak klien2 SCS lainnya. Untuk gambaran harganya di tahun 2020, SCS memberikan harga buffetnya 85.000/porsi dan menu gubukan berkisar 25.000/porsi s.d 50.000/porsi sesuai dengan menu yang dipilih.  Menurutku rasa makanannya enak-enak, sungguh !!! nilainya di angka 90-lah, namun tetap ada kekurangannya, saat acara aku, ada yang bilang sopnya agak hambar tapiiiii banyak makanan2 yang enaknya, pasta, dimsum, tekwan, chocolate melted tuh menu2 andalan mereka, salmon2nya juga enak tapi harganya tinggi euy..., untuk minuman menurutku disini jus melonnya seger banget, lalu lalu... SCS ini sering banget ngadain tes food, kayaknya saat persiapan ada 5-7 kali ikut tes food sawargi sekalian liat hasil dekorasinya dan juga makan gratis hihihi. Untuk pelayanan pada saat hari H, jujur ada kecewa yang aku rasain dari pihak SCS karena beberapa request yang mereka janjikan bisa dilakukan ternyata tidak terpenuhi (mungkin karena konsep acara yang gak familiar dengan biasanya) namun Alhamdulillah acara bisa berjalan cukup baik dan rasa dari makanannya memuaskan.
  2. Venue 1, di jakarta kita book "Graha Jala Puspita" di daerah slipi, gedungnya full carpet, kapasitas up to 1000 pax dengan harga cukup bersahabat, tahun 2020 di sekitar 21 jt dan tambahan untuk akad 1,5 jt, booking fee 5 jt.  Gedungnya terdiri dari 2 lantai (lantai 2 hanya untuk keluarga dan mushola tambahan), terdapat beberapa ruangan untuk persiapan pengantin dan keluarga, overall rapi dan bersih, tapi ada area di lantai 1 yang cukup banyak kolom-kolom gedung yang membuat penataan layout gubukan dan meja-meja kurang leluasa dan pergerakkan pun kurang bebas, parkir yang tersedia di area gedung sangat luas. Marketing disini sangat baik dan profesional, disaat kondisi covid-19 datang, pihak gedung aktif untuk menginformasikan terkait dengan acara pernikahan yang pastinya saat itu terkendala kondisi covid-19. Disini aku sempat reschedule acara sampe 2 kali karena covid-19, suatu kebaikan dari pihak gedung yang bener2 aku syukuri. Sayangnya aku gak jadi mengadakan acara disini karena pada saat Agustus 2020 belum ada peraturan yang mengizikan dilaksanakannya acara resepsi pernikahan di Jakarta.
    gedung graha jala puspita dari lantai 2 saat ada acara pernikahan
  3. Venue 2, di bulan Juli 2020, daerah Bekasi sudah secara resmi mengumumkan izin diadakannya resepsi pernikahan dengan penerapan protokol kesehatan, so untuk mentaati peraturan, aku pindah venue ke daerah bekasi, venue "Galea Belangi" di daerah jatiwarna. Venue ini menyewakan area Indoor (kapasitas 300 pax) dan area Outdoor (kapasitas 800-1000 pax). Untuk harga di tahun 2020, menurutku venue ini cukup mahal, sewa indoor 22 jt, outdoor 26 jt dan indoor+outdoor 37 jt. Aku sharing kelebihannya dulu, guys : Lokasi venue mudah dijangkau, tidak jauh dari exit toll jatiwarna (sekitar 5-15 menit), parkirannya sangat luas, venue sangat tertata rapi dan cantik, tersedia pula mushola, waiting room bagi para tamu, toilet yang bersih, dan banyak spot2 yang cocok untuk dijadikan spot foto instagramable, lokasi acara outdoor sangat luas. Beberapa kekurangan dari venue ini : Disamping venue ada pemeliharaan hewan ternak yang berdampak ada aroma kurang enak di beberapa kesempatan (pada saat acara pihak gedung melakukan antisipasi dengan memberikan pengharum alami untuk menghilangkan adanya aroma yang kurang enak), area untuk persiapan pengantin kurang mencukupi karena hanya terdapat 1 kamar untuk persiapan pengantin wanita dan 1 area seperti living room yang digunakan untuk persiapan pihak-pihak lainnya, bagian marketing venue ini sangat slow respond dan tidak profesional (tidak aktif dalam komunikasi, bahkan chat dari client jarang dibales padahal ada keterangan WAnya sedang online ._.), saat persiapan acaraku, senior marketingnya sedang cuti melahirkan dan digantikan oleh junior marketing, tiba-tiba mendekati hari H, pihak venue memberikan info bahwa ada biaya 3 jt (ditanggung antara client 50% dan pihak venue 50%) untuk penyemprotan desinfektan sebelum dan sesudah acara, kesel rasanya ketika dihubungi sulit banget tapi sekalinya bisa dihubungi ditagih biaya tambahan, arrrggghhh. Tapii yaaaa, Alhamdulillah bisa dapat venue di H-1 bulan yang sesuai dengan kriteria outdoor dan luas, jadi tamu-tamu bisa menerapkan jaga jarak yang sangat penting dilakukan di masa pandemi covid-19. 



    Out door Area Galea Belangi
  4. Dekorasi, untuk dekorasi acara aku ambil paket dari SCS dan hal ini yang bikin kecewa dengan SCS, hasilnya cukup tidak sesuai dengan apa yang aku inginkan huhuhu, walaupun masih termasuk dekorasi yang cukup layak hanya aku tetap ngerasa kecewa, mungkin karena waktu yang super singkat untuk perubahan konsep yang menyesuaikan venue, mungkiiiin ya. Saat diskusi dekorasi, data acuan untuk dekorasi sudah lengkap disertai foto yang diinginkan serta penataan layout gubukan dan lain halnya, pihak vendor menyanggupi tapi saat hari H di lapangan cukup banyak yang tidak sesuai. wajar bangetkan ya kalau kecewa. Mungkin karena SCS tidak familiar dengan konsep outdoor tapi kalau untuk dekorasi indoor rasanya sudah banyak contoh-contoh dekorasi cantik di akun media sosial SCS yang bisa dicontoh. Kecewa terkait dekorasi dan penataan layout ini sampe kebawa mimpi loh wkwk, andaikan waktu bisa diulang, bakal pilih vendor dekorasi lain yang memang sudah pengalaman untuk outdoor wedding.
  5. Wedding Organizer, aku pakai "WE Organize" yang merupakan saran dari pihak SCS. WO ini memiliki beberapa paket jasa, dua diantaranya jasa all in, dimana pihak WO akan membantu persiapan dari mulai pemilihan vendor-vendor dari awal tapi aku hanya pakai jasa one day service di hari H. Dari pengalaman yang aku dapat, WO cukup membantu jalannya acara, khususnya untuk susunan acara yang disesuaikan dengan keinginan. pihak WE organize sangat ramah dan juga menyediakan jasa MC, komunikasi juga baik sehingga sangat nyaman untuk melakukan diskusi. Walaupun menggunakan one day service, pihak WO tetap membantu melakukan checklist persiapan acara secara general dari sebelum hari H. Untuk kinerja di hari H aku kurang bisa berkomentar karena tentunya pengantin fokusnya ke tamu-tamu yang memberi ucapan, namun ada miss yang sangat kelihatan ketika acara, yaitu ketika mengatur prosesi pemberian selamat dari para tamu, anggota WO kurang ramah dalam mengatur para tamu sehingga tampak kurang nyaman, dan ada tamu VIP yang tidak dikenali oleh pihak WO yang membuat perasaan sungkan ke pihak tamu tersebut. Well, penjelasan dari pihak WO dikarenakan penggunaan masker, dari jawaban tersebut, aku menilai bahwa tim di lapangan saat hari H kurang inisiatif.
To Be Continued...


Share
Tweet
Pin
Share
No comments
Newer Posts
Older Posts

About me

Virginia Listyani | Since 1994 | Engineer X Designer | Random | Indonesian |

Follow Me

  • LinkedIn
  • @virginialisty
  • @vrg.niaa
  • Twitter
  • Facebook
  • Youtube

Blog Archive

  • ►  2014 (1)
    • ►  Mar (1)
  • ►  2015 (1)
    • ►  Feb (1)
  • ►  2016 (6)
    • ►  Aug (5)
    • ►  Sept (1)
  • ►  2017 (7)
    • ►  Mar (7)
  • ►  2018 (1)
    • ►  Apr (1)
  • ►  2020 (2)
    • ►  Sept (2)
  • ▼  2021 (2)
    • ►  Mar (1)
      • Review Vendor Pernikahan Part 1 (Catering, Venue, ...
    • ▼  May (1)
      • Review Vendor Pernikahan Part 2 (Seserahan, MUA, S...

Created with by ThemeXpose | Distributed by Blogger Templates